#navbar-iframe {display: none;}

Friday, 6 May 2011

Tahap-Tahap Perkembangan Balita Usia 4-5 Tahun

Tahap-tahap perkembangan balita dapat didefinisikan sebagai tahap perkembangan fisik dan mental balita dalam berhubungan dengan lembaga-lembaga sosial, adat istiadat, dan hukum yang membentuk masyarakat. Makna lain dari tahapan perkembangan balita adalah periode anak usia dini dari lahir sampai usia delapan tahun, namun di Amerika Serikat perkembangan balita dianggap hanya sampai di usia 5 tahun. Karena selepas usia 5 tahun anak akan memasuki lingkungan sekolah yang lebih formal.
Ada tiga tahap dalam perkembangan anak, yaitu: anak usia dini, masa kanak-kanak menengah, dan remaja. Peranan orang tua sangat penting dalam perkembangan anak ini. Pada setiap tahapan tentu berbeda-beda trik yang dapat digunakan oleh orang tua.
Kali ini saya akan membahas tahap perkembangan balita usia 4-5 tahun. Usia 4-5 tahun adalah usia dimana anak memasuki waktu pra sekolah. Berikut tahap-tahap perkembangan balita usia 4-5 tahun:
Balita Usia 4 tahun;
Perkembangan fisik bayi usia 4 tahun ditandai dengan kepala mulai membesar, ketajaman penggunaan panca indra meningkat, kebutuhan energi meningkat menjadi 1700 kalori perhari.
Perkembangan motorik anak usia 4 tahun ditandai dengan mulai dapat berjalan di garis lurus, dapat berdiri dengan satu kaki, sudah mahir naik tangga, dapat melompat setinggi 15cm, mampu melempar bola dengan baik, sudah mampu menulis beberapa bentuk dan huruf, sudah bisa memegang pensil dengan baik, dan dapat berjalan membentuk lingkaran.
Perkembangan kognitif pada anak usia 4 tahun dapat ditandai dengan kemampuan untuk mengenali kata-kata dan suara yang serupa, sudah bisa berhitung minimal sampai 20, memahami konsep ukuran, dapat memahami urutan kejadian sehari-hari, dan sudah dapat menyusun puzzle.
Anak usia 4 tahun sudah mulai mahir dalam hal bahasa. Mereka sudah bisa mengucapkan preposisi, posesif konsisten, membentuk kalimat dengan struktur rumit, mulai mneggunakan keterangan waktu dalam kalimatnya, paham intonasi kalimat sesuai konteksnya, dan sudah dapat menyanyikan lagu dengan syair yang singkat.
Perkembangan sosial anak usia 4 tahun ditandai dengan: senang bermain ke luar rumah, perasaan yang berubah-ubah, sudah mulai berteman, bisa bekerjasama dan berpartisipasi dalam kelompok, sudah bisa menelpon, dan mulai mengenal sahabat.
Balita Usia 5 tahun;
Perkembangan fisik bayi lima tahun ditandai dengan ukuran kepala sudah menyerupai kepala orang dewasa, gigi mulai bertukar, tubuh sudah proporsional, dan membutuhkan energi sebanyak 1800 kalori per hari.
Motorik bayi lima tahun ditandai oleh: bisa berjalan ke belakang, sudah bisa turun-naik tangga tanpa bantuan, sudah bisa jungkir balik, bisa berjalan di balok keseimbangan, sudah hapal beberapa huruf, dan mulai memanfaatkan tangannya untuk berbagai aktivitas.
Perkembangan kemampuan kognitif bayi lima tahun ditandai oleh bisa membentuk bagun datar, memahami konsep bentuk dan ukuran, sudah bisa menghitung sampai 50, paham bentuk angka, sudah bisa membaca jarum jam, dan menunjukkan semangat belajar hal baru. Bayi lima tahun sudah mulai bisa bercerita tentang kejadian yang dialami. Selain itu mereka juga mulai bisa paham tentang lelucon, dan hapal nama orang-orang terdekatnya.
Perkembangan sosial anak usia 5 tahun ditandai dengan: sudah bisa bersahabat, menunjukkan partisipasinya dalam kelompok, kebutuhan akan kepastian dan kenyamanan dari orang tua, suka menghibur orang lain, dan ingin menorehkan prestasi.
Bagaimana dengan bayi Anda? Apakah perkembangan yang dialaminya sesuai dengan hal di atas? Jika tidak ada baiknya anda menghubungi dokter Anda.